Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kopi Hitam, Obrolan Kehidupan dan Pencerahan 1

 

Kopi Hitam, Obrolan Kehidupan dan Pencerahan

uripkuiurup.com - Di beranda rumah, aku duduk bersama Ki Jambon, seorang yang bijak dan penuh pengalaman. Di tengah aroma kopi hitam yang menyeruak, kami berbagi cerita dan pemikiran.

"Santai saja, Nak," kata Ki Jambon sambil menghisap rokok kretek di tangannya. "Segala sesuatu tidak selalu harus sesuai dengan apa yang kita inginkan." Lanjutnya bersamaan asap khas Dji Sam Soe mengepul dari mulutnya.

"Apa maksudnya, Ki?" tanyaku, penasaran.

Ki Jambon tersenyum sambil tangannya meraih gelas kopi hitam nya. "Kita seringkali terjebak dalam pikiran sempit kita sendiri. Padahal alam memiliki mekanismenya sendiri, dan terkadang, rencana yang lebih tinggi sedang berjalan di balik layar kehidupan ini."

"Apa artinya?" Timpalku semakin penasaran.

"Artinya, kita perlu belajar berkompromi dengan kenyataan. Karena segalanya tak selalu harus sesuai dengan keinginan kita. Melainkan ada rencana yang lebih sempurna dari Sang Maha Mengatur."

Aku menyeruput kopi hitamku, merenungkan kata-kata Ki Jambon. Dalam obrolan santai ini, tiba tiba aku merasa ada pencerahan, bahwa mengharap kenyataan harus seperti angan-angan kita itu adalah belenggu.

Di bawah langit senja yang mulai merambat di langit, suasana semakin tenang di beranda itu. Kami masih duduk, menikmati secangkir kopi hitam, dan kue sisa lebaran.

"Segala sesuatu memiliki waktu dan jalannya sendiri," lanjut Ki Jambon. "Kadang-kadang, yang terbaik adalah mengikuti alur alam dan membiarkan diri kita terbawa arus."

Aku mengangguk, memahami bahwa tidak semua hal bisa diatur sesuai dengan keinginan kita. "Tapi bagaimana dengan impian dan tujuan kita, Ki?"

Lagi lagi Ki Jambon tersenyum sambil menghela nafas dalam. "Impian dan tujuan adalah pemandu, tetapi bukan tujuan akhir. Kadang-kadang, dalam perjalanan mencapai impian itu, kita menemukan sesuatu yang lebih berharga, sesuatu yang tidak pernah kita pikirkan sebelumnya."

Aku merenung sejenak, meresapi kata-kata Ki Jambon. Obrolan santai ini membuatku berenergi kembali, seperti batrei HP setelah full di carger.

Akupun semakin yakin, bahwa hidup bukan hanya tentang pencapaian, tetapi juga tentang perjalanan dan pengalaman yang kita dapatkan di sepanjang jalan.

Dan berkompromi dengan kenyataan, adalah kunci untuk menemukan ketenangan sejati.


Bersambung.....